How To Beat The 3rd Generation Curse – Book Review

Dalam bisnis keluarga sangat dipengaruhi cara orangtua mendidik anak, kemampuan berkolaborasi dan kesediaan menjaga harmonis. Banyak yang tidak bisa bertahan lama dikarenakan

  1. Kurangnya perencanaan suksesi
  2. Konflik antar anggota keluarga
  3. Kurangnya sikap profesional karena merasa ini bisnis keluarga saya
  4. Tidak mampu menghadapi tantangan bisnis
  5. Semangat juang yang terkikis

Buku ini diangkat dari penelitian sang penulis kepada 27 orang, generasi 1-3 pelaku bisnis keluarga, yang terdiri dari 4 keluarga bisnis berbeda dan telah bertahan selama lebih dari 30 tahun serta sukses melalui krisis keuangan tahun 1997 dan 2008. Menjelaskan rangkuman practical things to do untuk mempersiapkan tongkat kepemimpinan bisnis keluarga selanjutnya.

Parenting

Father, source of inspiration and self restraint while mother will be the inspiration to be kind & humble, advisor, mediator and the one who kept the family values.

Cara mengajarkan terbaik adalah dengan mencontohkan dan berdiskusi, dengan parenting yang tepat akan menghasilkan seseorang yang memiliki kemampuan emotional intelligence, problem solving dan collaboration. Sehingga menghasilkan nilai diri yang resilient, vigilant & modest. Hal ini untuk menanamkan kemampuan :

  1. Kesadaran akan bahaya yang nyata dan langsung
  2. Melihat peluang di masa krisis

Harmonization

Dengan bertambah banyaknya keturunan dari pemilik bisnis, pemahaman akan kebersatuan dan pemisahan peran dalam keluarga dan bisnis menjadi hal yang krusial.

  1. Buatlah regulasi yang disepakati bersama, mulai dari “masalah” hingga penyelesaiannya, yang terus di perbaharui berkala
  2. Cegah, tangani dan selesaikan secepatnya

Collaborating

Casting the constitution and decentralized autonomous structure is the key

Kolaborasi mengajak “penerus tahta” untuk dapat terbuka, jujur dan bersedia untuk mendengar agar dapat berdiskusi bersama para profesional yang bekerja di bisnis keluarga tersebut. Hal ini mengajarkan bahwa meritrokasi yang menjadi dasar bisnis keluarga ini dapat terus bertahan dan berkembang.

Terakhir, seandainya bapak dari kakek gw baca ini, mungkin cerita hidup gw akan beda kali ya 😉

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*