Gw percaya seperti halnya naik haji, nikahpun akan dimampukan jika kita terpanggil untuk menjalaninya.

Menabung

Kita sepakat untuk tidak memberatkan pihak keluarga manapun, dan menjadikan momen ini sebagai "wake up call" bahwa menikah suatu langkah besar, sehingga sudah sepantasnya kita bertanggung jawab mulai dari akad dan perayaan pernikahan itu sendiri.

Menabung untuk menikah tidak harus muluk-muluk kok, saat kami memulai menabung awal 2017, kami masing-masing menyisihkan 500rb untuk ditabung. Alhamdulillah kita melek investasi, dan akhirnya memutuskan untuk menabungnya dalam bentuk reksadana campuran (don't hesitate, banyak yang syariah dan halal) selain untuk melawan inflasi juga untuk investasi.

"Curi start" + tabung dalam bentuk reksadana merupakan tips ampuh dalam mempersiapkan dana pernikahan, bahkan ada beberapa orang yang sudah memulai walau jodohnya belum ketemu. Tapi jangan khawatir, kami juga baru memulai saat hubungan kami kearah serius, Alhamdulillah bisa tercapai, kalau niatnya baik pasti Allah SWT bantu.

Konsep

Persamaan perspektif, visi, dan misi dalam mengarungi pernikahan, termasuk dalam penentuan acara pernikahan. Kami menentukan konsep acara sederhana untuk mengikuti budget yang ada. Bagi kaum hawa hal ini terbilang sulit, wajib legowo dan teguh deh pokoknya. Gw sangat terbantu karena Salman sepemikiran dengan gw, terlebih kedua belah pihak orangtua. Akhirnya kita sepakat untuk menggelar private garden party, serta akad dan resepsi disatukan.

Planning

Seperti yang kalian lihat diatas, budget kami membengkak. Untungnya kami menyediakan dana tak terduga sebesar 50% dari total budget. Dan untuk menyikapi dan mensukseskan acara ini, kami melakukan perencanaan dengan membagi menjadi dua kategori utama, yaitu :

  1. Financial Planning
  2. Wedding Planning

Financial Planning

Kami membuat prioritas keuangan berdasarkan prioritas pernikahan, dengan hanya memasukkan hal inti saja dan men-cut off semua yang tidak penting (lupakan foto pre wedding, bridal shower, seragam keluarga, seragam bridesmaid, souvenir, cetak-cetak undangan, dan segala macam yang ujung-ujungnya ribet dan malah mengeluarkan uang).

Aturlah income dan outcome, Alhamdulillah persiapan "keuangan" kami lebih lama (2 tahun) ketimbang persiapan nikah yang cuman 3 bulan. Untuk outcome, insya Allah tetap aman selama kita memegang teguh prinsip diatas tadi.

Last, say NO! to hutang (sekarang ada loh start up yang bisa pinjamin dana untuk pernikahan). Sebaiknya nikah semampunya saja dan usahakan semua lunas dibayar H-7, biar nggak banyak pikiran.

Wedding Planning

KUA

JANGAN URUS YANG LAIN SEBELUM KUA BERES!
Gampang banget kok ngurus kelengkapan berkas untuk KUA, gw sangat menyarankan kalian sendiri yang mengurus semua berkasnya, kenapa? kan on budget, jadi nggak perlu kasih salam tempel plus lebih kerasa jerih payah perjuangan nikahnya.


Tips irit selanjutnya adalah gw meminta bapak penghulunya sekalian ceramah nikah (beda ya sama nasihat nikah) dan pembacaan ayat suci Al-Quran (biaya nikah di KUA Rp. 0,- kalau diluar KUA Rp.600.000,-).

Undangan

Bersyukur Salman anak IT, jadi ya serba digital. Undangan nikah kami > gwendrysalman.life


Kami nggak ragu, bahkan untuk para sesepuh atau orang-orang penting lainnya (gw siasati dengan bertemu langsung atau dengan menelpon) karena tujuan kami on budget, berarti semua harus bisa disesuaikan, tapi tenang kami membuat websitenya sangat user friendly (don't ask me, ask salman). Sekalian promosi, kalau ada yang berminat boleh loh, silahkan email kami.

Jumlah tamu undang sangat mempengaruhi jumlah katering yang dipesan dan berujung dengan berapa dana yang akan dikeluarkan. Kami memberlakukan sistem reservasi dengan penyebaran undangan berdasarkan kuota.

Contoh maksimal undangan 300 orang (ini benar-benar dihitung per kepala ya, bukan 1 undangan dan ternyata datang sekeluarga) kuota 1 adalah keluarga dibagikan H-2 minggu dan 5 hari kemudian kuota ditutup, kuota 2 adalah sahabat dibagikan H-1 minggu dan 3 hari kemudian kuota ditutup, terakhir kuota 3 adalah teman dan kerabat lainnya dibagikan H-5 hari dan H-3 kuota ditutup, dengan begitu H-3 kita sudah bisa mendapat kisaran berapa orang yang akan datang ke pernikahan kita.

Venue, Katering, Dekor, Hotel

The Heritage Kitchen & Gallery

Tips irit selanjutnya adalah cari cafe/restaurant/guest house yang punya halaman cukup luas untuk acara nikahan. Gw sendiri prefer itu daripada gedung karena makin banyak lagi embel-embel pengeluarannya. Kebetulan gw mendapatkan venue yaitu restaurant dengan halaman besar, makanan enak, terdapat guest house didalamnya (nggak perlu repot cari hotel, malah dapat diskon lagi) dan kebetulan banget ownernya seorang arsitek dengan segudang properti jadi dekornyapun dari venue ini (free lagi). Tinggal bayar biaya listrik, sounds, dan valet parking aja. Untuk penentuan jumlah pesanan katering, gw pernah nemu di google seperti ini :

Pax = (Jumlah undangan x 2) x 85%

Akan tetapi karena gw sudah menghitung berapa perkiraan orang yang datang, jadi gw hanya memesan 85% dari RSVP.

Busana

D'Fashion Bandung & Salim Tailor

Untuk urusan busana, gw dan salman anaknya kalem, nggak banyak mau. Pakaian Salman dari ujung rambut sampai kaki nggak ada yang baru/khusus dibeli untuk nikah. Untuk gw karena nyokap melarang untuk meminjam baju nikah, akhirnya gw memutuskan untuk menjahit sendiri. Beli bahan di salah satu toko textile di Bandung (dapat tips biar gaun tampak mahal yaitu bahan furingnya harus bagus biar warnanya pop-up) jahitnya di tempat langganan gw sejak SMA (biaya jahitnya Rp. 250.000,- saja) kalau sepatunya gw emang beli (nggak custom tapi ya) itu juga baru dapat H-1 (emang karena gw baru cari sepatunya H-1) #terlalusantaianaknya

Make Up

Keko MUA

Kalau untuk yang ini gw sangat bersyukur dan kaget, karena rencana dari awal MUA-nya sepupu gw sendiri aja dan ternyata om gw malah menghadiahkan MUA. Alhamdulillah. (MUA MEHONG BU, gw bahkan nggak cari sama sekali apalagi nanya harga, gw udah yakin mahal. Lagi pula gw kalau di make up, lebih sering terlihat seperti banci daripada cantik).

Cincin

Rockologist

Pemesanan cincin dilakukan setelah dokumen KUA sedang diproses karena cincinnya custom dan butuh waktu 1 bulan (kalau mau express bisa sih, tapi nambah biaya). Btw ada cerita lucu dibalik pengukuran cincin kami. Gw dan salman sengaja ke toko stationery di Baltos buat nyari penggaris bulat dan ngukur diameter jari kami, sok-sok nanya tapi nggak beli, HAHAHAHA.

Seserahan dan Buku Tamu

Jujur gw sebenarnya nggak pengen ada seserahan, cuman karena simbolis adat jadi ya tetep dilakuin. Item seserahan gw juga cuman satu, seperangkat alat solat. Nggak perlulah dari ujung kepala sampai kaki.

Dan untuk box seserahannya, awalnya mau beli tapi Salman bilang banyak di IG yang menawarkan jasa sewa box seserahan dan harganya miring banget (Rp. 35.000-75.000/box).

Untuk buku tamu, kami ganti dengan frame tamu (biayanya Rp. 350.000) dan hand bouquet serta corsage beli di toko bunga deket kosan H-1 biar tetep fresh (keduanya Rp. 120.000) jangan lupa masukin freezer biar tetap segar #thankmelater.

Dokumentasi, MC, Band

Alura

Ini part yang paling dilema, Alhamdulillah nemu yang pas dan baik banget berkat rekomendasi temennya Salman. Gw jadi inget salah satu percakapan di WA "Teh barangkali mau foto prewed?" Balasan gw, "Untuk nikah aja saya nawar mas, masa mau foto prewed hahaha". Ya begitulah kami, cost effective cost efficient.

Untuk MC maupun band kita dapat dari temen kantornya Salman, ekonomiskan?

Wedding Organizer

Gw kerahkan adik-adik kami (lebih tepatnya memperdayakan sih), anak organisasi yang sering jadi ketua panitia handal. Kita sampai dibuatin juklag dan juknis dari rundown yang gw kasih. Selain itu seluruh vendor pernikahan kami malah ikutan jadi WO dadakan.

Jangan khawatir untuk HT (Handy Talky) bisa kok dipinjam, cari aja di online banyak kisaran harganya (Rp.15.000-20.000/buah/hari).

Akhir kata, terima kasih sudah menyempatkan untuk membaca perencanaan pernikahan kami, semoga terinspirasi dan kami doakan pernikahan impian kalian terwujud dan SAMAWA till Jannah. Amin.

Free template!

https://drive.google.com/drive/folders/1otIWQOaJ0t6FBSp1rJLFlRquNHnviiqH?usp=sharing